Mengatasi Suara Berisik Pada Satria FU

Buat penyemplak Satria F150 mungkin pernah mengalami hal seperti ini, Mesin dirasakan berisik. kretek-kretek-kretek begitu bunyinya Bro. Nah, jangan panik bro! Ini masalah biasa, karakter mesin 4-tak ber-CC besar. Apalagi mesin satria kita berteknologi DOHC, Twin Cam, yang memiliki klep jauh lebih banyak dibanding mesin 4-tak biasa.

Sebenarnya mesin berisik ada beberapa penyebab. Biasanya nih, mesin berisik disebabkan:

1. Katup yg berbunyi
2. Bunyi dari bagian piston
3. Bunyi dari bagian rantai timing
4. Bunyi dari bagian kopling
5. Bunyi dari bagian crankshaft
6. Bunyi dari bagian transmisi

Nah penyakit yang biasanya dihadapi satria FU 150 biasanya bersumber dari bagian rantai timing, bahasa umumnya rante keteng. Kenapa sih bisa bikin berisik? ya penyebabnya bisa karena rantainya sudah uzur bin melar, sproket (gir)-nya aus, atau karena stelan rantainya tidak pas lagi alias perlu distel lagi kekencengannya.

Terus gimana sih solusinya nih? Males banget, motor keren eh bunyinya berisik banget. Huh!!!. Paniknya hati ini, melihat motor kesayangan bunyi mesinnya teriak2.

Sederhana sih solusinya, cukup dicek cam chain tension adjuster-nya bahasa gampangnya cek alat penyetel otomatis rante keteng. Cek apakah masih berfungsi atau tidak. Jika sudah tidak berfungsi maksimal ya memang musti diganti. Jadi ngak perlu asal claim minta diganti. Kalo masih berfungsi, artinya perlu distel lagi tuh tensioner!.

Ente pasti nanya deh, yakin tuh gara2 tensionernya yg gak bener? Logikanya sih gini bro. Motor kita ini baru, kemungkinan cacat produksi memang ada, namun itu sangat kecil kemungkinannya. Apalagi perusahaan sekaliber Suzuki, pasti ngak sembarangan membuat suatu produk. Minimal mereka telah menerapkan quality control setaraf 6 sigma, bahasa umum dikalangan specialist quality control. Jadi rantai timing - rante keteng- kendor alias melar bin uzur ataupun kasus sproketnya yang aus karena masa pakai harian

Udah percaya kan ente-ente?..

Tuh kan nanya lagi, Bos, gimana nih ngecek kl tensioner adjuster masih berfungsi baik? bener kan, pasti nanya.

Gini nih caranya:

1.. Buka Cam Chain Adjuster Tensioner dari tempatnya. Gunakan kunci no 8.
2.. Setelah dibuka, dengan menggunakan obeng ( - )masukkan ke dalam celah tegangan rantai cam dan putar searah jarum jam untuk mengendorkan tegangan, kemudian lepaskan obeng ( - ).
3.. Untuk memastikan gerakan batang penekannya, bila batang penekannya macet/mekanisme pegasnya rusak ya harus diganti penyetel tegangan rantai keteng dengan yang baru.

Jadi, ngak melulu tensioner adjusternya musti diganti, cek dulu masih bekerja atau tidak. Jika masih bekerja, tinggal menyetel ketegangan rantai cam yang sesuai. Kalo sudah tidak berfungsi barulah diganti. Untuk berbagai kasus, penggantian ini biasanya gratis, karena masih dalam masa garansi.

OK, sekarang katakanlah cam chain tensioner adjuster masih berfungsi. Cara memasangnya gimana nih, apakah tinggal pasang aja atau perlu perhatian khusus?

Berikut ini langkah-langkah yang kudu duperhatikan pada saat akan memasang kembali alat tersebut.

1.. Sebelum memasang, pastikan pegas penegang sudah dikunci. Caranya dengan obeng (-) putar searah jarum jam.

2.. Putar Crankchaft pada arah yang normal untuk menghilangkan kekendoran rantai antara crank sproket dan exhaust sproket.

3.. Setelah memasang cam chain tension adjuster, putar obeng (-) berlawanan arah jarum jam. Pada saat cam chain tension adjuster berputar batang penegang akan terdorong oleh daya pegas dan menekan cam chain tension adjuster yang sekaligus menekan rantai cam.

Nah, begitu bro inpo-nye...
Ente boleh coba sendiri, tapi sebaiknya didampingi mekanik yang berpengalaman.



Servis ? Nggak Usah Ke Bengkel!

Tak sedikit yang beranggapan, kalau teknologi motor semakin canggih, maka perawatannya juga bakal makin susah. Sehingga pemilik motor takut untuk melakukan tune-up sendiri (selepas garansi servis) dan harus dikerjakan oleh bengkel atau mekanik ahli. Padahal tidak juga lo. Misalnya Suzuki Satria F150 yang mesinnya dilengkapi teknologi DOHC (double overhead camshaft) plus oil cooler.



"Justru perawatannya lebih mudah dibanding motor 4-tak lainnya yang masih menganut sistem pelatuk pada klepnya, kayak Shogun," bilang Sofyan Sumarkoco, kepala mekanik Suzuki Margonda, Depok, Jabar. Misalnya mengenai clearance klep. Dalam periode tertentu, sekitar jarak tempuh 3.000 km, Shogun mesti dicek kerenggangan klepnya. Jika melebihi batas yang dianjurkan, wajib disetel ulang. Nah, untuk menyetelnya, tidak semua orang bisa. Apalagi jika gak punya special toolsnya (feeler gauge).

Sementara di Satria F150 tidak perlu. Soalnya, pada teknologi DOHC, kem langsung mendorong klep tanpa melalui pelatuk. "Antara klep dan kem diantarai shim. Sehingga kemungkinan celah klep renggang, sangat lama. Mungkin bisa di atas jarak tempuh 25 ribu km atau kira-kira 2 tahun. Dengan catatan sistem pelumasan baik," jelas Sofyan. Makanya, klep Satria F150 tidak punya setelan.

Mengenai perawatan lainnya, sama saja seperti motor-motor lain. Misalnya membersihkan karburator tiap kali ganti oli mesin (per 2.500 km). Itu bisa dikerjakan sendiri di rumah. Jadi enggak perlu ke bengkel! Prosesnya sami mawon kok dengan Shogun. Sekalian membersihkan filter udaranya yang terbuat dari busa (diganti tiap 20.000 km). Caranya cukup direndam bensin atau air sabun, lalu peras pakai satu tangan dan kemudian keringkan.



Selanjutnya mengecek kerenggangan rantai, dengan cara menekan rantai sebelah bawah pada bagian tengah (gbr.1). Jarak kerenggangan yang ideal antara sebelum dan sesudah ditekan adalah berkisar 1-1,5 cm. "Bila lebih atau kurang dari itu, segera atur ulang setelan kerenggangan rantai di ujung swing arm dekat as roda," saran Sofyan.



Item lain yang perlu dilakukan adalah membersihkan busi. Gunakan sikat kawat (jangan pakai ampelas) untuk membersihkannya (gbr.2). Oh ya, tiap jarak tempuh 8.000 km, busi wajib diganti agar performa dapur pacu tetap fit. Begitu pula dengan filter oli yang terletak di bak mesin kanan (diganti per 8.000 km berbarengan saat ganti oli mesin).



Cara menggantinya mudah kok. Tinggal buka baut cover oil filter pakai kunci 8 mm (gbr.3), lalu tarik filter oli yang lama keluar. Sebelum, saringan baru dipasang, bersihkan dulu endapan kotoran yang kemungkinan menempel di rumah filter pakai kain bersih.



Jarak main rem, baik rem depan maupun belakang juga harus diperhatikan. Bila terlalu dalam, segera setel ulang sesuai jarak ideal atau yang dianggap nyaman buat tangan dan kaki. Caranya tinggal menyetel baut penonjok master rem di pangkal tuas rem (gbr.4).

"Jangan lupa pula memeriksa baut-baut pegangan mesin, bodi, kaki-kaki dan sebagainya. Kencangkan secukupnya bila kendur," pesan Sofyan. DiC

Sumber: Otomotif Online



Karburator, Busi, Koil

Pertanyaan dan jawaban seputar penggantian part untuk Suzuki Satria F150, tentang masalah karburator, busi, dan koil. Informasi ringan tapi cukup penting untuk kita pahami.

Pertanyaan

Aku punya Suzuki Satria F150 dan berencana ingin ganti karburator.

1. Apa karburator motor 2-tak bisa dipakai ke motor 4-tak? cocoknya pakai tipe apa?

2. Apakah main jet dan pilot jet-nya harus diganti sesuai dengan standarnya?

3. Katanya karbu tipe flat slide lebih bagus dari round slide?

4. Saya juga ingin ganti busi racing. Merek dan tipe apa yang cocok untuk motor saya?

5. Apakah dengan mengganti koil dengan punya Thunder 250 berpengaruh banyak pada pengapian?

Trims buanyak buat semuanya.

Saran & Solusi

1. Bisa
Karburator vakum standar F150 memang rada sayang untuk dijahili buat meningkatkan kecepatan.

Solusinya bisa memilih karbu motor 2-tak. Anda bisa lirik karbu milik Yamaha RX-King (Mikuni 26 mm), Suzuki RGR (Mikuni 26 mm) atau Honda NSR150R (Keihin 28).

Namun untuk kemudahan mencari komponen karbu, seperti spuyer dan harga yang terjangkau, ada baiknya pilih Mikuni 26 mm. Tf1.Mikuni.
Tinggal pasang dan mudah didapat

2. Bukan diganti sesuai dengan standarnya, tetapi settingan diatur sesuai kebutuhan motor.

Untuk itu Anda mesti riset sendiri, misalnya saat memilih spuyer.
Karena masih baru, coba pilih main jet 130 dan pilot jet 20 buat patokan. Lantas nyalakan mesin dan tes jalan.

Baca kondisi ruang bakar dari busi. Jika belum pas karena campuran terlalu kaya atau miskin, silakan naik-turunkan spuyer.

3. Karburator flat side (kotak) atau round slide (bulat) punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karbu kotak dikenal lebih presisi dalam menakar bahan bakar.

Lantas karena bentuk skep kotak, kebocoran dari samping kanan kiri skep lebih bisa diminimalisasi.

Kekurangannya, spare part sulit dicari. Sedang karbu bulat, onderdil dan pilihan nosel sangat mudah ditemui dan bervariasi.
Hanya untuk kepresisian agak di bawah kotak.

4. Busi dingin atau biasa disebut busi racing punya karakter melepas panas dengan cepat.
Cocok buat motor yang dibawa dalam kecepatan tinggi atau kondisi ekstrem secara terus menerus.
Nah apakah motor Anda dikendarai dalam kondisi seperti itu?

Jika tidak bakal percuma. Soalnya jika dipaksa ganti dengan tipe dingin, busi akan cepat mati.

Sayang uang Anda, apalgi busi dingin agak susah didapat dan harganya mahal.

Sekadar panduan, busi standar F150 yakni NGK CR8E atau Denso U24ESR-N. Jika mau yang dingin, pilih dengan kode angka lebih tinggi.

5. Koil saja tidak cukup. Karena masih ada CDI, aki atau kumparan yang menentukan besar kecilnya pengapian

Sumber: Tabloid OTOMOTIF


Doping Performance Satria F150

Motormania, khususnya pemilik Suzuki Satria F150, boleh bersenang hati. Sebab sekarang banyak parts performance untuk mendongkrak tenaga motor itu agar lebih liar.
Dibilang begitu, karena tenaga aslinya saja sudah mumpuni untuk diajak ngebut.

Nah, bagi yang belum merasa puas, tinggal tambahkan doping pemacu tadi.

Dari knalpot hingga busi juga telah tersedia. Sok, pilih sesuai kemauan dan dana di kantong. Tetapi ingat, karakter peranti juga kudu diperhatikan.

Tujuannya, agar jangan sampai bentrok sama peranti aslinya.

Maksudnya, setelah pakai part itu, eh akselerasi motor malah memble.

Sebab, semua alat itu saling terkait antara satu dan lainnya.
Apa aja sih ? Mari kita bedah bersama!

Per Kopling

Buat menyempurnakan penyaluran tenaga mesin, harus didukung entakan kuat.

Maksudnya, respons tendangan balik per kopling.

Kerenggangan per pun tetap terjaga.
Sebab kampasnya tak selalu bergesekan dengan pelat kering.
Sehingga peranti itu lebih awet.

Punya engine bagus, tapi bila entakan koplingnya tidak, sama juga bohong.

Rpm mesin tak akan menyentuh putaran tinggi, ujar Cepi, mekanik Pro SE.
Solusinya, bisa pakai merek Inspiro dijual dengan harga Rp 150 ribu (hitam) dan Rp 100 ribu (kuning).

CDI

Kuda besi sekarang banyak dilengkapi CDI dengan pembatas rpm alias limiter. So, jangan protes kalau puncak tenaga mesin enggak pernah kesampaian.

Baiknya, ganti tipe CDI unlimiter, ujar Sumantri bos Chips Motor di Pos Pengumben, Jakbar.

Sudah banyak CDI impor yang datang untuk memuaskan hasrat ngebut para F150-ers.
Misalnya, CDI racing buatan Thailand, seperti LEK, Shindengen dan TDR.

Harganya bervariatif antara Rp 1,1 sampai Rp 1,7 juta.

Namun tak ada salahnya mengaplikasi buatan lokal!

Sebab, kualitasnya tak kalah bersaing dengan peranti pengapian dari Thai itu, lo!

Sayang, baru satu buatan Indo yang berani bertarung.

Yakni merek BRT yang bisa ditebus dengan harga Rp 550 ribu.

Knalpot

Untuk menyalurkan gas buang, pilihan knalpot yang ideal jadi penentu akselerasi. Sebab jika tak tepat, lari motor malah tertahan.

Knalpot besar belum tentu menambah power mesin, ujar Dodo dari Dodo Motor Sport Racing, di Cileduk, Tangerang.

Selain tertahan, jika mengaplikasi tipe gambot, terkadang tenaga cendrung ngempos alias terbuang percuma.

Maka pemilik Satria F150 (F150-ers), harus pilih yang memiliki spesifikasi volume sesuai karakter mesin.

Pilihanya, beragam knalpot impor dan lokal bisa jadi diaplikasi. Misal, buatan Thailand seperti merek Yoshimura.

Terbagi 2 macam, tabung bahan titanium dilego Rp 2,3 juta dan stainless steel Rp 1,1 juta.

Lainnya, merek Endurance model silencer oval ditawarkan Rp 1 juta.

Lalu Performance lapis karbon ditawarkan Rp 1,3 juta dan penyalur gas sisa pembakaran berbahan stainless steel merek KR9 buatan Thailand dilepas Rp 1,1 juta.

Bila tak ingin mengganti keseluruhan bagian knalpot, cukup tukar silencernya saja.
Buatan lokal bisa jadi alternatif, soal kemampuan tak kalah dibanding merek Thailand.
Misal merek Sinergy dilego Rp 400 ribu.

Lainnya, merek Five Star dengan harga Rp 350 ribu dan bisa tembus hingga 12 ribu rpm.

Karburator

Beralih ke piranti penyalur semburan bensin alias karburator juga banyak. Mulai bikinan Amrik, Jepun hingga Taiwan dapat digunakan.

Ukurannya dari 28 hingga 32 mm ujar An An Kuda juragan Pro SE Racing di kawasan Kebon Jeruk III, Jakbar.

Nah, bicarain karbu, tinggal pilih.
Mau merk Keihin atau Mikuni ?

Keihin tipe PWK 28 mm, buatan 3 negara diatas, dilepas Rp 950 rb - Rp 1,9 juta.

Tipe FCR 28 mm vacuum Rp 3,5 juta.
Merek serupa untuk Honda NSR SP bisa dijagokan buat F150

Sedang Mikuni, hanya tersedia dua option.

Tipe TM28 mm, pilih buatan Taiwan yang dijual Rp 1,2 juta atau Jepun Rp 2,1 juta.
Bedanya ada dibagian tengah.

Racikan Jepang mengaplikasi nosel, jarum skep dan cut away (bibir karbu) yang lebih besar ketimbang Taiwan.

Busi

Sabar ! Meski Satria F 150 telah dilengkapi OIL COOLER, mesin juga butuh pendinginan tambahan. Ingin pasang dua peredam panas mesin ?

Ingin pasang dua peredam panas mesin ?
Wah, enggak mungkin, tuh !

Jalan keluarnya pakai aja busi tipe dingin.
Merk NGK Platinum CR8EGP, dilego Rp 90 ribu.

Sumber: Tabloid OTOMOTIF



Jangan Telat Mengganti Oli

Oli sebagai pelumas mesin tentu mempunyai masa pakai yang terbatas. Ini disebabkan selama bekerja, oli tentu mengalami kondisi-kondisi seperti temperatur yang tinggi dan terkontaminasi dengan zat asing seperti aditif, kotoran (sludge), atau bahan lain. Satria F150 merupakan salah satu mesin dengan temperatur tinggi.

Temperatur tinggi paling banyak membuat oli mengalami oksidasi semakin besar. Pada setiap kenaikan suhu 10� C, oksidasi akan meningkat dua kali lipat.

Pada saat oli mengalami oksidasi, oksigen akan bereaksi dengan molekul-molekul pelumas dan menghasilkan asam dan lumpur oksidasi. Seperti yang telah kita ketahui, zat yang bersifat asam akan memicu terjadinya korosi. Sedangkan lumpur oksidasi menyebabkan viskositas oli jadi meningkat, tetapi viskositas indeksnya menurun. Pada tingkat yang cukup serius akan membuat oli jadi lebih kental dan pada kondisi dingin (awal) oli bisa sampai membentuk gel. Hal ini tentu akan menyulitkan ketika mulai menghidupkan mesin di pagi hari. Daya hantar panasnya juga mulai berkurang karena larutan pelumas sudah tak satu senyawa dengan ukuran partikel yang tidak sama lagi. Oleh sebab itu, oli perlu segera diganti.

Waktu Ganti Oli
Menurut beberapa mekanik bengkel, saat ganti oli yang tepat pada umumnya adalah 5.000 km untuk oli mineral, sedangkan untuk oli sintetik mempunyai masa pakai yang lebih panjang hingga tiga kali lipat. Ada satu hal yang perlu diketahui, bahwa untuk mengetahui saat yang lebih tepat mengganti oli adalah berdasarkan work hour (jam kerja) mesin, bukan jarak tempuh (mileage) mobil. Di kondisi jalan yang berat atau macet seperti lalu lintas Jakarta, mesin terus bekerja meskipun mobil tidak bergerak sehingga oli pun terus bekerja melakukan tugasnya. Jadi, bila kondisinya demikian saran dari mekanik bengkel di atas harus lebih diperhatikan.

Kental = Suara Mulus?

Ada pendapat yang mengatakan, bahwa semakin tinggi viskositas oli dapat membuat suara mesin semakin halus. Hal ini berdasarkan pemikiran, bahwa semakin kental larutan akan lebih solid dalam meredam getaran atau suara mesin. Namun dengan teknologi pelumas yang semakin maju, pemikiran seperti itu sudah mulai ditinggalkan. Hal ini disebabkan sudah adanya penambahan aditif langsung pada oli. Di antaranya adalah lapisan film yang dapat lebih melindungi permukaan logam mesin walaupun oli terbuat dari base oil yang relatif lebih encer.

Tren yang ada saat ini adalah oli yang mendukung efisiensi bahan bakar, penggunaan atau masa pakai yang lebih lama, sehingga menuntut produsen untuk menghasilkan oli dengan viskositas rendah. Misalnya saja dengan SAE 10W-30 atau SAE 15W-40 tetapi dengan lapisan film yang semakin tahan terhadap gesekan dan beban akibat kerja mesin.


Tips & Trik Merawat Mesin Sepeda Motor


Setiap pengguna sepeda motor pasti berharap bisa
mengendarainya untuk jangka panjang. Untuk itu pemilik
sepeda motor harus memperhatikan perawatan mesin
karena kondisi mesin sepeda motor tergantung dari
pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya dalam
mengendarai. So tak ada salahnya Anda cermati tips dan
trik tentang merawat mesin sepeda motor berikut:

- Tanda-tanda kerusakan

Pada umumnya setiap kerusakan pasti akan terdapat
tanda-tanda terlebih dahulu kecuali jika terjadi
hal-hal yang menyimpang misalnya kecelakaan. Untuk
mengantisipasinya maka perhatikan apabila ada gejala
yang tidak normal/tidak seperti biasanya pada sepeda
motor Anda. Sikap demikian akan membantu dan
memudahkan Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini.

- Cermati kerusakan

Apabila terjadi kerusakan mesin maka perbaikan tidak
boleh ditunda lebih lama dengan kata lain harus segera
diperbaiki. Namun ingat, jika Anda tidak punya cukup
keahlian jangan sekali-sekali membongkar dan
memperbaikinya seorang diri. Karena disamping buang
waktu dan tenaga maka kerusakan bisa jadi akan tambah
parah. Lebih baik segera Anda bawa ke bengkel.

- Kerusakan beruntun

Apabila sepeda motor Anda mengalami gejala kerusakan
yang berturut-turut dan lebih dari satu sebab maka
cara yang paling tepat adalah periksalah bagian-bagian
yang mudah dicapai terlebih dahulu satu per satu baru
kemudian ke bagian-bagian lain. Anda bisa membawanya
ke bengkel dengan keterangan yang lengkap jadi akan
memudahkan mekanik nya untuk memperbaikinya.

- Kerusakan kecil

Apabila terjadi kerusakan kecil di jalan seperti
kerusakan pada mur, baut, kabel-kabel, kebocoran
bensin/oli yang tidak memerlukan pembongkaran mesin
yang ruwet maka Anda bisa melakukan perbaikan sendiri.
Akan tetapi jika kerusakan yang terjadi mengakibatkan
patahnya komponen utama dan memerlukan pembongkaran
mesin Anda harus membawanya ke bengkel service.

Nah, tak sulit bukan jika Anda mulai mencoba
bersahabat dengan kendaraan sendiri, semakin rajin
merawat, tentu semakin sedikit biaya yang bakal anda keluarkan
Diterbitkan di Darwinbhe

Peranan Penting Radiator pada mobil

Radiator

Radiator dalam mesin pembakaran dalam berhubungan dengan water jacket yang ada di dalam blok mesin dan kepala silinder, water jacket sendiri berguna sebagai tempat mengalirnya cairan coolant, coolant bersirkulasi dengan cara di pompa oleh water pump. Fungsi dari coolant adalah untuk menyerap panas dari mesin agar suhu dalam mesin sesuai dengan suhu pembakaran yang diinginkan. Karena coolant bersirkulasi, coolant butuh didinginkan agar bisa menyerap kembali panas dari mesin, maka dibuatlah radiator. Radiator berfungsi sebagai penampung coolant dan juga berfungsi untuk mendinginkan coolant yang berasal dari blok mesin. Radiator terdiri dari dua tanki air yang terpisah kedua tanki tersebut dihubungkan oleh labirin angin dan saluran/ pipa air coolant.
Peranan dari radiator sangatlah penting, karena radiator menentukan temperatur mesin, dimana jika mesin tetap dingin, maka mesin akan sulit untuk melakukan pembakaran, dan kebalikannya apabila mesin terlalu panas maka bisa menyebabkan overheating, piston juga bisa mengalami pemuaian dan memperbesar gesekan dengan dinding silinder yang bisa menyebabkan goresan pada dinding silinder, jika itu terjadi maka diperlukan oversize terhadap silinder. Selain sebagai pengatur suhu pada mesin, radiator juga bisa digunakan untuk mendinginkan cairan freon yang ada pada Ac mobil. Ternyata radiator juga berguna bagi kenyamanan pengendara.Radiator hanya akan bekerja jika termostat membuka dan water pump mempompakan cairan. Termostat sendiri berfungsi apabila temperatur sudah panas, jadi pada saat mesin masih dingin, radiator tidak bekerja.

baca juga : penyebab mesin mobil mati

Semoga artikel tentang radiator ini bermanfaat. Mohon maaf jika artikelnya kurang lengkap.

Perawatan Pada Speedometer

Speedometer  adalah alat pengukur kecepatan mobil.Biasanya speedometer dipasang pada ruangan kemudi agar pengemudi mudah mengetahui kecepatan mobilnya. Speedometer sangat penting dan harus ada pada setiap yang beroperasi dijalan raya. Hal ini demi keselamatan. Disepanjang jalan raya pasti ada rambu-rambu batas kecepatan untuk mobil yang lewat. Rambu-rambu lalulintas tersebut disesuaikan dengan keadaan jalan dan lingkungan sekitarnya. Pada keadaan jalan yang sempit atau sangat ramai, mobil tidak boleh terlalu cepat. Pada jalan yang disekitarnya ada tempat-tempat penting, mobil juga tidak boleh terlalu cepat. Dengan demikian pengemudi harus selalu mengatur kecepatan mobilnya sesuai dengan rambu-rambu lalulintas tersebut . Untuk memudahkan hal ini dipasanglah pengukur kecepatan, yaitu speedometer.

Ford_Mondeo_MK3_ST220_-_Speedometer_(light)

Kiat-kiat pemeriksaan dan perawatan speedometer :

  1. Lepaskan unit speedometer dari dudukannya.
  2. Periksa kabelnya dari kemungkinan putus atau lepas.
  3. Periksa keadaan roda gigi penggerak jarumnya,mungkin sudah aus atau kotor. Roda gigi yang kotor harus dibersihkan . Roda gigi yang aus harus di ganti.
  4. Periksa keadaan tabung bergeriginya dari kemungkinan aus atau kotor sekali. Jika kotor , bersihkan dengan kain atau sikat.
  5. Untuk speedometer magnet, periksa keadaan pegas rambutnya. Mungkin sudah terlalu lemah atau putus. Jika putus maka segera harus diganti.
  6. Periksa keadaan gigi-giginya daari kemungkinan aus atau kotor sekali.
  7. Rakit kembali bagian-bagian yang telah dibongkar dan pasang pada dudukan semula.

Tips Atasi Malfunction Indicator yang Menyala pada V ixion

Pemakai Yamaha V-ixion terkadang dibuat bingung oleh lampu indikator kerusakaan di spidometer (Malfunction Indicator Lamp). Lampu ini, terus berkedip selama motor berjalan. Sebenarnya tak usah bingung. Sebab bisa jadi, kondisi itu dikarenakan thermostat yang alami keausan atau trouble.

Thermostat yang sudah rusak, akan membuat lampu menyala dengan rentang waktu selama 5 detik. Lampu indikator ini akan terus berkedip selama mesin menyala.

Menurutnya, kondisi kerusakan thermostat bisa disebabkan dari kelalaian mengisi cairan radiator. Karena telat, suhu mesin terus melonjak. Jika kondisi seperti ini terus diabiarkan, lama-kelamaan thermostat yang berfungsi mengukur suhu engine pun alami keausan.

Sebenarnya kalau belum terlalu parah, biasanya bagian ujung thermostat cukup dilap pakai cairan alkohol. Terkadang, melalui cara ini saja sudah membuat thermostat bisa dipakai lagi.


Tetapi, kalau sudah tempuh langkah di atas tapi tidak ampuh, jalan keluarnya harus ganti part baru. Thermostat buat V-ixion dijual sekitar Rp 100 ribuan. 

Menggantinya juga mudah kok. Tinggal lepaskan thermostat pakai kunci 17 saja. Lalu pasang yang baru.

Memasangnya, kebalikan dari membuka. Jangan lupa juga untuk memasang soket sensor dibagian ujung atas thermostart. Terakhir, jangan lupa juga untuk terus memantau kondisi cairan pendingin di radiator.  

Cara Menghilangkan Bau tak Sedap pada Ac Mobil

Tidak jarang kita (para pengendara mobil) dibuat tidak nyaman pada saat menghidupkan AC (Air Conditioner) dalam mobil. Maksud hati ingin menyejukkan udara dalam mobil tapi malah mengganggu kenyamanan kita dalam berkendara (sebab muncul bau tak sedap dari AC yang kita hidupkan).

Bau tak sedap yang keluar dari ac mobil itu bisa timbul karena beberapa hal, salah satunya adalah karena debu atau kotoran. Debu atau kotoran yang terhisap oleh saluran hisap ac mobil bisa menimbulkan bau tak sedap pada ac. Sebab debu atau kotoran yang terhisap oleh saluran hisap ac tersebut lama kelamaan akan menumpuk dan membeku di dalam avaporator yang kemudian akan berubah menjadi spora atau jamur. Nah, jamur inilah yang menyebabkan bau tak sedap yang keluar dari ac mobil pada saat ac dihidupkan.
cara mengatasi bau pada ac mobil
gambar dari 17klik.blogspot.com

Lalu bagaimanakah cara mengatasinya?

Cara mengatasi atau menghilangkan bau tak sedap pada ac mobil ini sebenarnya cukup mudah. Yakni dengan cara mencuci blower dan evaporator AC mobil yang kotor tadi (banyak debu dan kotoran). Kemudian dilanjutkan dengan mengkuras freon dan mengganti filter ac untuk mobil yang memiliki filter. Dan yang terakhir, melakukan pembersihan pada kabil mobil kita.

Lalu bagaimana cara mengatasi bau pada ac mobil padahal ac-nya masih belum kotor (masih cukup bersih)?

Untuk kasus yang seperti ini, biasanya masih bisa diatasi (menghilangkan bau pada ac) dengan cara menjemur mobil tersebut di bawah  diterik matahari dengan kaca mobil yang terbuka.

Simak Fitur Keamanan Penumpang pada Mobil Xenia SRS Airbag

Salah satu keunggulan atau kelebihan mobil daihatsu Xenia adalah lebih terjaminnya keselamatan penumpang ketika mengendarainya. Mengapa? Sebab mobil daihatsu xenia ini dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan bagi penumpang selain sabuk pengaman seperti halnya yang ada pada kebanyakan mobil pada umumnya.

Pemberian fitur keamanan tambahan ini memang sudah seharusnya dilakukan mengingat kondisi jalan-jalan di Indonesia yang tergolong cukup padat dan sering terjadi kecelakaan. Jadi, dengan adanya tambahan perangkat keamanan penumpang dalam mobil xenia ini, keselamatan penumpang saat mengendarai mobil keluaran daihatsu ini bisa lebih terjamin jika terjadi kecelakaan dari pada hanya mengandalkan sabuk pengaman saja.

Simak Fitur Keamanan Penumpang pada Mobil Xenia (SRS Airbag)

Apa fitur atau perangkat keamanan tambahan bagi penumpang tersebut?
Perangkat keamanan tersebut adalah Supplementary Restrain System Airbag atau yang lebih dikenal dengan sebutan SRS Airbag. SRS airbag yang ada di mobil xenia ini bisa dibilang merupakan fitur keamanan yang canggih. Sebab, SRS airbag yang dipasang dimobil daihatsu xenia ini dilengkapi dengan 3 sensor yang salah satunya berfungsi sebagai ECU dari airbag itu sendiri. Ketiga sensor tersebut terletak dibagian kanan, kiri dan di bawah dashboard.

Lalu bagaimana cara kerja fitur keamanan tersebut (SRS airbag) di mobil xenia?
Cara kerja perangkat keamanan ini cukup sistematis, airbag yang ada di dalam mobil secara otomatis akan keluar dan mengembang jika mobil mengalami tabrakan. Lho kok bisa? Ketiga sensor yang berfungsi sebagai ECU itulah yang berperan dan mengetahui apakah mobil sedang tabrakan atau tidak. 
Caranya, sensor akan membaca atau menganggap mobil mengalami tabrakan jika laju atau kecepatan mobil berkurang dengan signifikan secara mendadak dalam waktu yang singkat. Jadi, jika kecepatan mobil mendadak berkurang secara signifikan, pendulum yang ada di dalam sensor tadi akan bergerak ke sensor ECU untuk mengaktifkan airbag.

Iya kalau pengurangan kecepatan itu adalah benar-benar tabrakan, bagaimana jika hanya pengereman dadakan, apakah airbag juga akan keluar dan mengembang?
airbag xeniaTentu tidak semudah itu airbag akan aktif, sebab jika demikian tentu pengendaranya sendiri yang akan repot jika tiba-tiba airbag keluar dan mengembang sementara mobil tidak mengalami kecelakaan. Airbag yang ada di mobil xenia ini hanya akan melakukan penyelamatan (keluar dan mengembang) jika ketiga sensor tadi (2 sensor yang ada di depan dan ECU yang ada di bawah dashboard) menyatakan valid, dalam artian benar-benar terjadi pengurangan secara signifikan terhadap laju kendaraan dan itu pun harus terjadi dalam waktu yang singkat dalam hitungan detik yakni tidak lebih dari 1 detik. Selain itu, sistem ini hanya akan bekerja jika terjadi tabrakan secara frontal dari depan atau pada tabrakan dengan kemiringan maksimum 30 derajat, bukan kecelakan dari samping.

Selain itu, agar keselamatan penumpang lebih terjamin, pihak pabrikan mobil xenia ini juga memodifikasi perangkat sabuk pengaman agar fungsinya bisa lebih maksimal bersamaan dengan airbag. Yakni dengan penambahkan fitur Front Row Seatbelt with Pretensionner and Force Limiter  yang berfungsi untuk menarik sementara sabuk pengamannya ketika airbag keluar dan mengembang. Penarikan tersebut sepanjang 15 cm dan selama 0,2 detik, setelah itu, sabuk pengaman akan mengendur kembali. Jadi, tubuh pengemudi akan ditarik ke belakang (ke sandaran) oleh sabuk pengamannya sesaat ketika airbag keluar dan meledak dan setelah itu sabuk pengaman tersebut akan kembali lagi. Tentu ini merupakan fitur yang canggih mengingat keselamatan penumpang bisa lebih terjamin ketika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kecelakaan atau tabrakan. Tapi kembali lagi lebih baik berhati-hati dan jangan melamun ketika berkendara agar kita selamat dan mobil xenia kita tidak rusak akibat tabrakan.

Tips Hemat BBM Pada Motor

1) Jaga RPM
Bawa motor sembrono alias seenak jidat juga penyebab bensin banyak terbuang. “Tertutama memainkan gas di lampu merah atau di muka umum. Motor kencang tanpa alasan, serta diiringi engine brake, jika sering dilakukan tanpa sadar, bensin yang terisap terbuang sia-sia.

2) Stel Rantai dan Tekanan Ban
Pastiin ketegangan rantai tak terlalu kendur dan tekanan angin ban depan-belakang jangan kurang. Sebab, rantai kendur dan ban gembos bikin putaran roda jadi berat. Tanpa sengaja rpm mesin dibikin tinggi dan bensin boros. Intinya RPM jg sih.

3) Knalpot Standar
Pake knalpot standar, apalagi yg dah stadar gas emisi euro II spt hsx 125 ini... tp yg mo tarikan tambah mantap memang hrsnya ganti yg racing gitu.

4) Bersihkan Filter Udara
Filter udara sangat menentukan tenaga mesin. Kalau kotor, udara yang masuk karbu terhambat. “Alhasil, pasokan gas bakar yang terhisap lebih banyak bensin lantaran udara tercekik. Wajar kalau tarikan motor jadi lelet, lantaran banyak bensin mentah yang tak terbakar. Kepala busi juga hitam. Solusi paling gampang bersihkan busa filter udara pakai bensin. Kalau perlu dilumuri oli mesin baru sebelum dipasang.

mengenal komponen komponen sistem pengapian pada mobil


INGITION SYSTEM
1.    Fungsi sistem pengapian adalah untuk menghasilkan api.
2.    Komponen-komponen sistem pengapian:
a.    Battery
b.    Kunci kontak
c.    Fuse
d.    Koil
e.    Condensator
f.     Platina
g.    Distributor
h.    Kabel tegangan tinggi
i.      Busi
3.    Rangkaian sistem pengapian:

Mengenal Cara Kerja dan Problem Cuk pada Motor

Pada sepeda motor, cuk berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar sehingga kendaraan lebih mudah dihidupkan terutama pada pagi hari atau pada saat mesin masih dingin.

Ada dua tipe cuk yang digunakan pada motor. Yaitu cuk yang bekerja dengan cara mengurangi udara yang masuk ke karburator dan cuk yang bekerja dengan cara menambah pasokan bahan bakar yang dialirkan ke ruang bakar. Tapi, pada prinsipnya semuanya untuk memperkaya campuran.

Model cuk yang mengurangi suplai udara, bekerja dengan menutup lubang venturi pada karburator. Tidak begitu mengalami masalah asalkan pegas pengembali bekerja dengan baik. Cuk macam ini kebanyakan dipakai di karburator Keihin.

Tapi, pada tipe cuk yang bekerja dengan cara menambah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar berbeda. Cuk model ini kebanyakan dipakai Mikuni. Seperti pada kebanyakan motor Suzuki dan Yamaha rawan terjadi kebocoran. Dan jika hal itu terjadi maka motor tidak akan bisa stasioner atau langsam. Juga yang pasti bahan bakar akan menjadi lebih boros.

Kebocoran bisa terjadi disebabkan karena pembongkaran dan pemasangan yang tidak rapat, sehingga memungkinkan udara bisa masuk. Untuk mengatasinya, kita bisa melapisinya dengan selotip.

Caranya cuk kita dilepas terlebih dahulu. Selanjutnya kita bersihkan. Berikutnya pada derat baut cuk berikan selotip dengan arah berlawanan dengan arah pengencangan. Tujuannya biar saat pemasangan cuk pada karburator bisa rapat dan tidak ada kebocoran.

Penggunaan solatip itu disamping mencegah udara masuk juga berfungsi mencegah air nyelonong jika karet yang menutupinya sudah rusak. Solatip macam ini banyak dijual di toko bangunan. Biasanya dipakai untuk pasang keran air.

Tips Cegah Karat Bercokol Pada Motor

Musim hujan telah datang. Selesai dicuci, kotor lagi. Kondisi seperti ini kerap bikin pusing pengguna sepeda motor. Kendati demikian, jangan menyerah! Mencuci sepeda motor di saat ini, hukumnya wajib. Bukan hanya membuat sepeda motor enak dilihat, juga kerjanya tetap optimal.

Karena itulah, bersih-bersih bagian tertentu perlu dilakukan.

1. Rantai
Setelah mencuci sepeda motor, perhatikan bagian ini. Seharusnya, rutin diberi pelumas (chain lube). Bersihkan kotoran yang melengkat. Biasanya di musim hujan, pelumas rantai berkurang. Bahkan pasir halus yang menempel pada rantai dan sproket bisa menyebabkan komponen tersebut cepat aus.
Karena itu, setelah dicuci dengan cairan khusus (chain cleaner). Jangan membersihkan rantai dengan bensin karena bisa menyebabkan karet pada sproket jadi getas.

2. Standar samping dan tengah
Bagian ini juga mudah berkarat jika dibiarkan kotor. Bersihkan sekitar kolong ini dengan air yang disemprotkan dan dibersihkan dengan kuas atau sikat gigi bekas. Setelah itu semprotan cairan anti karat, misalnya WD-40 dan sebagainya. Gerakan standar samping dan tengah jadi lebih mudah. Bila tidak atau ada bagian as yang kotor atau berkarat, standar biasanya susah digerakkan.

3. Kanvas rem dan piston cakram rem
Kanvas rem yang  dibuat asbes, jika sering kena air akan mengeras saat kering. Solusinya setelah dicuci, rem diinjak sesering mungkin agar kanvas benar-benar kering. Kotoran yang menempel pada cakram sangat mungkin mengganggu piston dan kanvas untuk melakukan kinerja maksimal. Untuk roda belakang yang masih menggunakan rem teromol, tak hanya kampas dan teromol yang harus dibersihkan, juga tuas menggerakkan sepatu rem.

4. Leher knalpot
Perhatikan setiap sepeda motor yang lewat, pasti banyak mengalami perubahan pada lleher knalpotnya, menjadi sedikit krem karena terdapat banyak kerak. Penyebabnya, bagian jarangnya dicuci bersih. Karena panas, kotoran dan air hujan mudah mengering di bagian ini. Bila dibiarkan terus, menyebabkan keropos.

5. Ban
Ban dicuci dengan sikat halus. Kotoran yang bercampur air hujan jika dibiarkan , menyebabkan dinding ban cepat getas