Oli Memercik Tanda Pelumasan Oke

Coba hidupkan mesin mobil Anda. Lalu buka tutup pengisian oli. Seharusnya ketika tutup tersebut terbuka Anda akan melihat genangan oli yang beriak, bahkan memercik. Ini salah satu pertanda bagus. Anda justru harus mulai curiga bila tidak ada percikan dan ruang cover valve kering. Kemungkinan buruk adalah: ada masalah pada sistem pelumasan!

Secara teknis, ketika sistem pelumasan bekerja maka pompa oli akan mendorong dan menekan oli supaya bisa masuk ke bagian-bagian mesin yang perlu dilumasi. Itulah yang menyebabkan oli di ruang cover valve memercik. Selain karena pompa, percikan itu juga menjadi pertanda bahwa oli dapat tersalurkan dengan baik. Artinya, saluran oli tidak tersumbat.

Dengan kata lain, dari pemeriksaan sederhana seperti di atas, ada beberapa hal yang bisa kita deteksi sebagai penyebab masalah pada sistem pelumasan:

Pompa oli lemah. Apabila pompa oli sudah tidak mampu menghasilkan tekanan dengan baik akan mengakibatkan keausan pada komponen-komponen mesin. Seperti, metal, piston, ring piston, block silinder, mekanisme katup dsb.
Filter oli mampet. Filter oli yang mampet menyebabkan aliran oli ke komponen-komponen di atas terhambat.
Saluran-saluran oli tersumbat. Ini terjadi apabila sering membiarkan oli yang kualitasnya sudah tidak bagus.
Karena itu, apabila Anda menemukan oli yang tidak beriak, coba periksa komponen-komponen di atas. Kemungkinan terjadi kerusakan. Bersihkan saluran oli dengan menggunakan cairan flushing sebelum mengganti oli mesin.

Bisa saja perlu penggantian-penggantian terhadap beberapa komponen. Misalnya, penggantian filter oli. Kemudian, periksa dan perbaiki bila ternyata ada kebocoran oli. Dan lakukan overhaul pada pompa oli. Bila perlu ganti dengan yang baru.(Source : AstraWorld)

perbaikan Oli merembes


 bila terdapat cairan di kolong mobil .. coba perhatikan cairan apa.. bisa jadi itu oli mesin, minyak rem,minyak power steering, oli transmisi, air ac, atau juga air radiator... semua bisa dibedakan satu sama lain








kali ini ditemukan cairan berupa oli mesin, stelah di cek dipstik oli ternyata oli berkurang.. lalu lalukan pengecekan bagian kolong kendaraan temukan sumber bocor oli.. bersihkan dulu dengan sabun lalu hidupkan mesin dan amati letak sumber bocor... pada beberapa kasus rembes tidak bisa kelihatan dalam waktu singkat tapi mungkin bisa setelah perjalanan cukup lama.


disini didapat filter oli basah.. dugaan sementara filter olinya.. tapi setelah di cek diatas filter oli juga basah sampai ke sambungan blok mesin.. lalu oli turun sampai oil pan / karter oli... setelah dibersihkan lalu di amati. oli keluar dari sambungan blok mesin dan filter oli.. disini ada semacam o-ring seal.. bisa diganti..bisa juga dengan di sealer ulang setelah dibersihkan

lepaskan filter oli.. lalu dilanjutkan dengan melepas 3 baut ukuran 12 di penghubung ke blok mesin




setelah lepas bersihkan sambungan filter oli ini dari sisa2 oli


 

bersihkan juga bagian2 di sekitar blok mesin dari oli



laukan kembali pemasangan seal o-ring  lalu di lanjut sealer secukupnya





pasang kembali sambungan nya ke blok mesin lalu pasang filter oli nya kembali.. sebaiknya filter oli diganti baru mengingat harga filter oli yg murah :) lalu perhatikan lagi kebocoran2 oli didaerah perbaikan tadi..

jangan gunakan kendaraan/hidupkan mesin selama beberapa jam hingga lem sealer benar2 menjadi karet

Perhatikan Hal Ini saat Ganti Oli Mesin

Fungsi oli sebagai pendingin, pelindung dari karat dan pembersih. Pelumas juga dapat menutup pori-pori komponen. Sehingga gesekan antar part di dalam mesin lebih halus serta mudah mencapai suhu kerja ideal.

Punya fungsi yang extreme, tentu pelumas tidak bisa kerja sendiri. Agar kualitasnya terjaga, perlu komponen pendukung berupa filter. Juga perawatan berkala. Nah, biar tidak ada kendala, berikut  cara-cara sederhana yang bisa menghindari penurunan kualitas oli.

Ganti Selagi Hangat
Ganti oli bagusnya ketika mesin panas atau tunggu dingin? Ada yang bilang lebih baik ketika dingin untuk menghindari baut slek. Ada juga yang bilang, bagus pada saat mesin panas. Pasalnya oli masih encer, sehingga memungkinkan pelumas mudah mengalir. Baiknya dilakukan saat mesin masih hangat kuku. Bukan lagi panas. Kalau masih hangat, oli masih encer dan lebih mudah ditekan keluar mengunakan udara kompresor.  Dan baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin.

Lebih Baik Ganti Filter Oil
Agar kualitas tetap baik dan bersirkulasi benar, mesin motor bebek, sport atau skubek sudah dilengkapi filter oli. Tugasnya menyaring geram atau kotoran di pelumas agar tidak ikut bersirkulasi. Ada 2 jenis filter oli, yaitu tipe kertas dan kawat kasa. Kawat kasa dibersihkan tiap 9 bulan. Di motor baru, filter tipe kertas baiknya ganti setelah 1 bulan pakai. Penggantian berikutnya setelah 9 bulan atau 3 kali servis rutin.

Servis Filter Sentrifugal
Di motor-motor baru, saringan oli yang biasa dibersihkan tipe kertas. Tapi, di tunggangan model lama macam Honda Tiger atau Shogun 110, masih pakai filter oli sentrifugal, waktu perawatannya lama, yaitu sekitar 9 bulan. Dikerjakan pada saat membersihkan bak oli. Peranti ini terpasang di bak mesin kanan atau dekat gir primer. Filter sentrifugal lebih sering menyaring geram-geram lebih halus. Makanya untuk membersihkan kotorannya tidak terlalu sering dan bisa dibilang cukup lama.

Baut Magnet lebih meyakinkan lagi
Masih belum yakin kinerja oli filter yang sejak dulu dilengkapi pabrikan motor, pemilik tunggangan bisa saja memanfaatkan baut bermagnet. Dipasang di lubang buang oli, punya fungsi menangkap geram-geram yang tidak ikut tersaring oli filter. Sehingga rasa khawatir serbuk besi menutupi filter dan lubang aliran sirkulasi bisa diredam. .

Cara Memilih Oli yang Cocok untuk Mobil Kita

Mengetahui cara memilih oli yang cocok dan bagus untuk mesin pada mobil merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui, bukan hanya mobil, mungkin untuk kendaraan bermotor lainnya juga. Mengapa? Sebab, pemilihan oli yang benar (cocok dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh mesin mobil) akan sangat berpengaruh terhadap performa mesin itu nantinya.
cara memilih oli mobil
gambar dari spesifikasidanharga.com

Nah, dengan atau tanpa kita sadari, saat ini sangat banyak sekali merk-merk oli mobil yang tersedia atau dijual di pasaran. Itu artinya, dengan semakin banyaknya merk-merk oli yang dijual tersebut, semakin banyak pula variasi dari spesifikasi oli yang ditawarkan.

Kondisi tersebut sedikit banyak memang membingungkan konsumen (kita)yang masih awam dalam memilih oli. Sehingga, tidak jarang orang yang ambil jalan pintas yakni dengan cara memilih oli yang harganya paling mahal. Sebab, mereka beranggapan bahwa oli yang termahal dianggap oli yang kualitasnya terbaik.

Padahal belum tentu juga oli yang harganya mahal cocok ketika digunakan untuk mobil kita. Nah, untuk mengetahui jenis oli yang cocok untuk mobil kita, Setidaknya ada 4 tips yang dapat dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk membelinya: 

1. Spesifikasi mesin mobil. Kita bisa mengetahui spesifikasi mesin mobil kita melalui buku manual. Di buku tersebut pasti menginformasikan mengenai teknologi mesin dan spesifikasi oli yang cocok. Tak peduli oli tersebut bermerk apa saja, asal spesifikasinya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin mobil kita, pasti akan cocok.

2. Harap perhatikan kode API (American Petroleum Institute). Untuk mobil dengan teknologi baru (mobil keluaran baru), API SM lebih cocok digunakan karena memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang baik.
Sedangkan untuk mobil keluaran lama (2004 ke bawah), sebaiknya menggunakan oli berkode SL. Dan mobil keluaran 2001 ke bawah cocok dengan oli berkode SJ.

3. Tingkat kekentalan oli. Mobil yang menggunakan mesin VVT, VVTi, dan sejenisnya, sebaiknya menggunakan oli dengan kekentalan 10/40 atau 5/30. Mobil tersebut kurang cocok dengan oli 20/50 atau oli yang lebih kental dari itu.

4. Untuk mobil dengan mesin berteknologi terbaru (turbo, supercharger, DOHC, dan lainnya), sangat disarankan untuk menggunakan oli synthetic. Mengapa? Sebab, oli synthetic memberi pelumasan lebih baik karena jenis oli ini dapat memasuki celah antar logam yang sempit sehingga melindungi lebih sempurna.

DIY ganti oli transmisi manual


oli transmisi di ganti setiap 10.000km  jgn pernah abaikan oli ini.. karena kerjanya lumayan berat tanpa filter.. lain dgn oli mesin yg di lengkapi filter oli..
oli transmisi pun ada ukurannya dan tipenya jadi sesuaikan dgn spesifikasi kendaraan
utk aerio/baleno next-g menggunakan SAE 75w-90 GL4   sedangkan ukuran tersebut sulit dicari.. mknya dipakai SAE 80w-90 GL4  ... perlu di ketahui SAE 75w-90 lbh encer dari 80w-90 lebih encer juga dari SAE 90  ..
kalo kode GL4 sesuai penjelasan om agus (singachu) .. penting..
bila menggunakan GL2 mepunyai sifat cenderung merusak bahan kuningan .. mknya kode ini perlu di perhatikan




 -pertama buka baut drain pembuangan oli transmisi

-pake sambungan kunci sock ini juga bisa
 -tampung olinya
 -buka lubang pengisian menggunakan kunci yg sama
-setelah tampung oli bekasnya tutup lagi baut drain bawah lalu tinggal isi 2 liter oli trasmisi menggunakan selang dan corong  ...
lalu tutup kembali baut pengisian... cek ulang apakah ada kebocoran atau gak... selesai