Dasar Kompresi Mesin

Perbandingan kompresi adalah seberapa banyak campuran udara bahan bakar yang dihisap dikompresikan dalam silinder selama langkah kompresi. Dengan kata lain perbandingan silinder dengan piston pada posisi TMB (V2) dengan volume ruang bakar dengan piston diposisi TMA (V1). Hitunganny adalah sebagai berikut ;



V1 = Volume langkah
V2 = Volume langkah piston

Contoh :
V1 + V2 = 32 cc + 315 cc
---------- = ------------------ = 10.8
V1 V1
Jadi perbandingan kompresinya adalah = 10.8 : 1

Selanjutnya perbandingan kompresi yang lebih tinggi menghasilkan tekanan gas pembakaran yang lebih besar pula, dan menghasilkan output yang besar. Pada umumnya perbandingan kompresi ialah antara : 8:1 dan 11:1 untuk mesin bensin, dan antara 16:1 sampai 20:1 untuk mesin diesel.

Dasar Kerja Rem Hidrolik serta hukumnya

Dasar kerja rem hidrolik
Cara kerjanya adalah pijakan pada pedal  rem oleh pengemudi di teruskan secara mekanik ke master silinder, sehingga cairan yang berada pada master silinder tertekan dan meneruskannya ke silinder  roda untuk rem tromol ,dari silinder roda diteruskan ke kampas rem sehingga kampas rem menekan tromol dan memperlambat laju kendaraan, sedangkan untuk cakram  dari master silinder diteruskan ke caliper.

Baca juga : Sistem Rem Mobil

Komponen rem hidrolik :
  • Pedal rem
  • Master silinder
  • Kabel fleksibel
  • Silinder roda
  • Napel udara
  • Tabung reservoir
  • Selang rem

Penerapan hokum pascal dalam system rem hidrolikPada rem hidrolik digunakan minyak karena minyak tidak dapat dimampatkan.
Hukum pascalbila mana tekanan diberikan kepada minyak pada ruangan tertutup maka tekanan tsb akan dipindahkan sama pada seluruh bidang

Contoh : apabila pada piston A diberikan gaya 100kg, piston B akan mendapat gaya 100kg pula, jika kedua piston berukuran sama besar. Untuk memperbesar gaya adalah dengan memperbesar penampang piston B dan memperkecil penampang piston A, untuk memperkecil maka berlaku kebalikannya.